Latest Entries »

tes

tes

FILE HEADER) C++

Pengenalan C & C++
Berbicara tentang C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. Pencipta C adalah Brian W. Kerninghan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972, dan sekitar satu dekade setelahnya diciptakanlah C++, oleh Bjarne Stroustrup dari Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. C++ cukup kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut “a better C“. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada tahun 1983, yang berasal dari operator increment pada bahasa C. Keistimewaan yang sangat berari dari C++ ini adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorientasi objek ( OOP / Object Oriented Programming).

FILE HEADER
Nama file yang dicantumkan setelah #include. Berisi antara lain informasi fungsi, konstanta, dan variabel dari pustaka (bagian program yang telah tersedia)
Ada beberapa hal tentang kerangka program C tersebut yang perlu diketahui. Pertama, program C++ harus mempunyai fungsi main yang ditulis seperti ini : main() . Tubuh program C akan mengikuti fungsi main itu dan dimasukkan di antara tanda kurung { dan }. Dalam contoh di atas tubuh programnya adalah :
printf(“C++ i tu mudah!\n.”);
Kedua, fungsi dan pernyataan di tubuh program C ditutup dengan tanda ” ” ;
Ketiga, program C biasanya punya satu atau lebih file header. File header program di atas adalah stdio.h.File header itu mempunyai banyak kegunaan, antara lain untuk menjalankan proses input/output. Untuk mengikutkan file header itu bisa ditulis directive #include. Di bawah ini mencantumkan beberapa file header yang biasa diperlukan

1. : Untuk manajemen memori

2. : Untuk memanggil routines ROM BIOs

3. : Untuk fungsi matematika komplek (dengan C++)

4. : Untuk memanggil console DOS I/O (input output)
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul conio.h
1. getch ()
Fungsi getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar.
2. getche()
Fungsi getche()dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.
3. putch()
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.
4. clrscr()
Fungsi ini digunkan untuk membersihkan layar window dan memindahkan posisi kursor ke baris 1 kolom 1 (pojok kiri atas).
5. clreol()
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.
6. gotoxy ()
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.
7. wherex ()
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.
8. wherey ()
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.
9. window ()
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.

5. : Berisi parameter untuk routing float point

6. : Untuk prototype fungsi grafik

7. : Untuk routing I/O basicdi C++
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iostream.h
1. cout()
Fungsi cout() merupakan sebuah objek didalam Borland C++ digunakan untuk menampilkan suatu data kelayar.
2. cin ()
Fungsi cin() merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk
memasukkan suatu data.
3 endl
endl merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa file di disk.
4. ends
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) kederetan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter kefile didisk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL..

8. : Untuk operasi matematika
math.h dan stdlib.h dipergunakan untuk prototype fungsi operasi matematika seperti : sqrt (akar kuadrat), sin, cos, tan, acos, asin, atan, atan2, cosh, sinh, tanh, exp, prexp, ldexp, log, log10, modf, pow, ceil, fabs, fmod
1. Sqrt()
Digunakan untuk menghitung akardari sebuah bilangan.
Bentuk umum : sqrt(bilangan);
2. Sin(), cos(), tan()
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, conisius dan tangens dari suatu sudut.
Bentuk umum:
Sin(sudut);
Cos(sudut);
Tan(sudut);
3. Max()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian.
Bentuk umum : max(bilangan1, bilangan2);
4. Min()
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan.
Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).

9. : Mendefinisikan tipe dan macro untuk paket standar I/O yang dikembangkan oleh Kernighan & Ritchie
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdio.h
1. printf()
Merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar.
Bentuk Penulisan :
printf(“penentu format”, argumen-1, argumen-2, …);

2. puts()
Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING.
Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah :
printf() puts()
Harus menentukan tipe data untuk data tring, yaitu %s Tidak Perlu penentu tipe data string, karena fungsi ini khusus untuk tipe data string.
Untuk mencetak pindah baris, memerlukan notasi ‘ \n ‘ Untuk mencetak pindah baris tidak perlu notasi ‘ \n ‘, karena sudah dibeikan secara otomatis.

3. putchar()
Perintah putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.
4. fprintf()
Digunakan untuk mencetak semua jenis tipe data ke printer dan secara otomatis memberikan efek perpindahan baris.
5. fputs()
Digunakan untuk mencetak tipe data string ke printer
6. fputc()
Digunakan untuk mencetak tipe data karakter ke printer
7. scanf()
Fungsi pustaka scanf() digunakan untuk menginput data berupa data numerik,
karakter dan string secara terformat.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian fungsi scanf() :
Fungsi scanf() memakai penentu format
Fungsi scanf() memberi pergantian baris secara otomatis
Fungsi scanf() tidak memerlukan penentu lebar field
Variabelnya harus menggunakan operator alamat &
Bentuk umum fungsi scanf():
“ penentu format “, &variabel
Penentu format : kode format untuk konversi data
& : Operator untuk pointer, yang digunakan untuk penempatan alamat dari nilai variabel di memori.
variabel : variabel yang akan menampung nilai yang dimasukkan Penentu Format scanf()

8. gets()
Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk memasukkan data numerik. Penulisan fungsi gets() harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Fungsi gets() akan menyebabkan kursor secara otomatis akan pindah baris, fungsi gets() tidak memerlukan penentu format.
Perbedaan scanf() dengan gets()
scanf() gets()
Tidak dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan dianggap sebagai data terpisah Dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan masing dianggap sebagai satu kesatuan data.

9. getchar()
Fungsi getchar() digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter, penggunaan fungsi getchar harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan akan terlihat pada layar dan pergantian baris akan dilakukan secara otomatis tanpa penekanan tombol enter. Fungsi getchar tidak menggunakan argument, tetapi langsung memberikan hasil karakter yang dimasukkan.

10. : Untuk beberapa fungsi rutin umum : konversi dll
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdlib.h
1. Atof()
Digunakan ntuk mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe double.
Bentuk umum : atof(char x);

2. Atoi()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian.
Bentuk umum : div_t div(int x, int y)
3. Pow()
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.
Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).

11. : untuk engguakan manipulator, Manipulator pada umumnya digunakan untuk mengatur tampilan layer
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iomanip.h
1. dec, oct dan hex
dec, oct dan hex merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal.
2. setprecision ()
Fungsi setprecision() merupakan suatu fungsi anipulator yang digunakan ntuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. Fungsi ini biasa pada fungsi cout().
3. setbase (int n)
Fungsi setbase () merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengkonversi ke bilangan basis n (n= 8, 10 atau 16)
4. setw(int n)
Fungsi setw(int n) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar field (spasi) untuk suatu nilai sebesar n karakter
5. setfill(int c)
Fungsi setfill(int c) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel karakter pemenuh berupa c
6. setiosflags(long f)
Fungsi setiosflags()merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel format yang ditentukan oleh f

7. resetiosflags(long f) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menghapus format yang ditentukan oleh f

12. : Untuk operasi string
1. Strcpy()
Berfungsi untuk menyalin suatu string asal ke variablel string tujuan.
Bentuk umum : strcpy(var_tujuan, string_asal);
2. Strlen()
Berfungsi untuk memperoleh jumlah karakter dari suatu string.
Bentuk umum : strlen(tujuan, sumber);
3. Strupr()
Digunakan untuk mengubah setiap huruf dari suatu string menjadi huruf capital.
Bentuk umum : strlupr(string);
4. Strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
Bentuk umum : strcmp(string1, string2);
5. strupr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi capital
Bentuk umum : strupr(string)
6. strlwr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua
Bentuk umum : strlwr(string)
7. strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua string
Bentuk umum : strcmp (string1, string2)

8. strcat ()
Digunakan untuk menggabungkan string
Bentuk umum : strcat(string1,string2)

13. : Untuk perasi karakter
1. islower()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar (bukan nol)jika karakter merupakan huruf kecil.
Bentuk umum : islower(char);
2. isupper()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan huruf capital.
Bentuk umum : isupper(char);
3. isdigit()
Fungsi akan mengahsilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan sebuah digit.
Bentuk umum : isdigit(char);
4. Tolower()
Fungsi akan mengubah huruf capital menjadi huruf kecil.
Bentuk umum : tolower(char);
5. Toupper()
Fungsi akan mengubah huruf kecil menjadi huruf capital.
Bentuk umum : toupper(char);

Microsot Visio 2010 aplikasi untuk membuat sebuah diagram,seperti: diagram alir (flowchart), brainstorm, dan skema jaringan yang dirilis oleh Microsoft Corporation. Aplikasi ini menggunakan grafik vektor untuk membuat diagram-diagramnya.

Features:

– The advanced diagramming tools of Visio 2010 help you simplify complexity with dynamic, data-driven visuals and new ways to share on the Web in real time.

– Start by building your diagram with professional-looking templates and modern, pre-drawn shapes. Then, easily link your diagram to popular data sources (such as Excel). You’ll see data automatically refresh right within your diagram, reflected in vibrant visuals such as icons, symbols, colors, and bar graphs. Finally, with just a few clicks, publish your data-linked diagram to SharePoint, and provide access to others on the Web, even if they don’t have Visio.

– Together, simplicity, data-driven shapes, and Web sharing make Visio 2010 one of the most powerful ways to see and understand important information.

– Simplify complexity with a diverse set of intuitive, professional diagramming tools

With a dramatically improved user experience and intelligent drawing tools and templates, Visio 2010 makes every step in creating diagrams easier.

– Bring your diagrams to life with dynamic, data-driven visuals

Gaining a clear and complete view of information that matters to your business often requires both a high-level perspective and detailed data. With just a few clicks, Visio 2010 helps you see the entire picture by showing meaningful data and information graphically in a single, up-to-date diagram.

– Share interactive, refreshable, data-linked diagrams with others via their Web browsers

– With Visio 2010, sharing your dynamic, data-linked diagrams with others is easier than ever. Keep everyone on the same page by ensuring that people can always view the most current version of a diagram and its linked data.

System Requirements:

* Computer and processor: 500-megahertz (MHz) processor or higher

* Memory: 256 megabytes (MB) RAM, 512 MB RAM recommended for certain advanced functionality.

* Hard disk: 2 gigabyte (GB) available disk space

* Display: 1024 ¡Á 768 or higher resolution monitor

* Operating system: Windows XP with Service Pack (SP) 3 (32-bit), Windows Vista with SP1, Windows Server 2003 R2 with MSXML 6.0, Windows Server 2008 with SP2 (32-bit or 64-bit), Windows 7 or later operating (32-bit and 64-bit) systems.

* Other

Certain advanced collaboration functionality requires connectivity to Windows Server 2003 with SP1 or later running Windows SharePoint Services.

Multi-touch features require Windows 7 and a touch enabled device.

Certain inking features require running Microsoft XP Table PC edition or later.

Internet Explorer 6 or later, 32-bit browser only. Internet functionality requires Internet access (fees might apply).

- Download Installer Microsot Visio Standard 2010 (293.MB) – 32Bit

– Download Installer Microsot Visio Standard 2010 (343.MB) – 64Bit

– Download Activator Microsot Visio 2010

Cara Install:

– Instal pada X16-33056 (dalam contoh saya install 32-bit)

– Masukkan Serial ini: 228H4-T92MF-Q8PQJ-CGWRG-8KW92

klik Continue –> beri Centang, klik Continue –> Install Now, tunggu sampe finish

– Tutup dolo programnya

– Buka folder “Activator Visio 2010” –> klik 2X pada “Office 2010 Toolkit 2.1.5” –>

Pilih tab “Main” –> Klik “EZ-Activator” –> dan tunggu

kalo dah ada tulisan “Microsot 2010 was succesfully activated” berarti dah berhasil, tinggal di Close aja.

- Sekarang coba buka Microsot Visio.2010 –> klik pada “Help” –>

maka di sisi kanan akan tampak tulisan Product Activated berarti sudah ter-Aktivasi

- Untuk merubah Skin Color klik pada Option –> klik General –> lalu pilih warna pada Color scheme (ada 3pilihan: Black, Blue, Silver) –> klik Ok

- Finish and enjoy!!!


Muzicons.com


Calendar widget by widgia


Flash Clock Widgets at Widgia.com

twilight love story

Movies Myspace Comments
MyNiceProfile.com

Langkah-langkah menghilangkan virus komputer

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:

Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.

Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.

Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

  1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
  1. C:\WINDOWS\system32\smss.exe
  2. C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
  3. C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
  4. C:\WINDOWS\system32\services.exe
  5. C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
  6. C:\WINDOWS\system32\lsass.exe

C:\WINDOWS\Explorer.exe

Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.

  1. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
  1. Windows Registry Editor Version 5.00

10.[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]

11.”Hidden”=dword:00000000

12.”SuperHidden”=dword:00000000

13.”ShowSuperHidden”=dword:00000000

15.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]

16.”AlternateShell”=”Cmd.exe”

17.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]

18.”AlternateShell”=”Cmd.exe”

19.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]

20.”AlternateShell”=”Cmd.exe”

22.[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]

23.”Shell”=”Explorer.exe”

24.”Userinit”=”C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,”

26.[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]

27.@=”regedit.exe \”%1\””

29.[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]

30.@=”\”%1\” %*”

32.[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]

33.@=”\”%1\” %*”

34.[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]

35.@=”\”%1\” %*”

36.[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]

@=”\”%1\” %*”

File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.

  1. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
  2. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
  3. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
  4. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

cara membuat origami binatang

BERBAGAI CARA MEMBUAT ORIGAMI BINATANG

 

 

sumber: zonapencarian.blogspot.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.